February 23, 2017

Smart Regency Kabupaten Sleman (Sebuah Kajian II)


Smart Regency Kabupaten Sleman
Sebuah Kajian II

Oleh:
Wiratno
Penggiat IT (Kepala Pusat Komputer AA YKPN)

Sebagaimana diketahui dalam janji Nawa Cita pemerintahan Jokowi-JK, disebutkan bahwa salah satu agenda besar pemerintah adalah membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya. Langkah ini tentu harus dilakukan secara sinergis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Terlebih seperti yang tercantum dalam poin ketiga Nawa Cita, pembangunan seharusnya dimulai dari desa-desa dan daerah dalam kerangka negara kesatuan. Untuk itu, penting kiranya memperkua


komitmen daerah dalam meningkatkan tata kelola pemerintah yang lebih baik. Salah satu cara strategis yang bisa dilakukan adalah dengan mengoptimalkan sistem e-governance dan Smart Regency di tingkat daerah. Smart regency merupakan sebuah konsep kabupaten cerdas/pintar yang membantu masyarakat yang berada didalamnya dengan mengelola sumber daya yang ada dengan efisien dan memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat luas dan masyarakat dunia usaha dalam melakukan kegiatannya ataupun mengantisipasi kejadian yang tak terduga sebelumnya. Smart regency cenderung mengintegrasikan informasi didalam kehidupan masyarakat dalam suatu wilayah kabupaten. Definisi lainnya smart regency didefinisikan juga sebagai daerah yang mampu menggunakan SDM, modal sosial, dan infrastruktur telekomunikasi modern untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kualitas kehidupan yang tinggi, dengan manajemen sumber daya yang bijaksana melalui pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat.

Kabupaten Sleman sampai dimana?
Kabupaten Sleman yang pembangunannya begitu cepat sudah mulai merencanakan konsep Smart City. Sebagaimana termaktub dalam RPJMD tahun 2016-2021 bahwa target pembangunan Kabupaten Sleman pada tahun 2020 telah menjadi Smart Regency (Kabupaten Pintar). Pertanyaannya adalah seberapa siapkah pemerintah daerah untuk menuju Kabupaten Pintar tersebut?. Jika dibuat komparasi dengan daerah yang sudah duluan menerapkan program ini jelas sangat jauh perbandingannya, sebut saja Jakarta Smart City sebagai salah satu proyek kota pintar yang berhasil dan Banyuwangi sebagai salah satu proyek kabupaten pintar yang tidak kalah sukses. Jakarta unggul dengan fitur Qlue yang membuat masyarakat mampu melaporkan keluhan secara real time dan mendapatkan respon dalam waktu cepat. Sementara Banyuwangi mampu mengembangkan wilayah pintar dengan mengedepankan perkembangan smart regency berbasis kampung yang menjadi garda pelayanan publik yang terdepan.
Melihat kenyataan yang ada, menurut hemat penulis Kabupaten Sleman tidak perlu berkecil hati, dengan melihat resources yaang ada. Sleman mempunyai perguruan tinggi yang unggul dalam penerapan teknologi informasi yang bisa diminta kontribusinya untuk kemajuan sleman. Beberapa langkah maju yang sudah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Sleman patut mendapatkan apresiasi meski masih sangat jauh dari sempurna, diantaranya adalah dengan mengimplementasikan beberapa aplikasi berbasis mobile untuk memberikan layanan kepada masyarakat, diantara yang telah penulis coba untuk menginstall di perangkat android adalah:
Lapor Sleman, Lapor Sleman adalah sebuah aplikasi yang merupakan bagian dari inisiatif Sleman Smart Regency. Aplikasi ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi warga dan pemerintah kabupaten Sleman untuk bisa berkolaborasi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Sleman. Dengan aplikasi ini, warga diberikan kemudahan untuk memberikan laporan dalam bentuk aspirasi, saran, kritik, dan keluhan kepada pemerintah. Selain itu warga juga diberikan kemudahan untuk meminta dan mendapatkan informasi dan klarifikasi dari pemerintah kabupaten Sleman secara cepat dan nyaman. Selain mempermudah warga, pemerintah kabupaten Sleman juga dipermudah dalam memahami permasalahan yang ada di warga sehinga dapat dengan cepat melakukan perencanaan dan perbaikan permasalahan di lapangan.
Berikut ini adalah contoh permasalahan yang bisa dilaporkan oleh warga Sleman kepada pemerintah seperti masalah sampah, jalan berlubang, tindak kejahatan, banjir, kerusakan fasilitas publik seperti taman dan pju, perijinan, dan sebagainya.
Sedangkan aplikasi-aplikasi yang sudah muncul di Playstore namun belum berfungsi dengan baik dan hanya sekedar penawaran dari developer adalah:
  • Sleman mobile pbb, Sleman Mobile Pajak Bumi dan Bangunan berguna untuk membantu warga Sleman mengetahui pokok pajak pertahun serta riwayat pembayaran 5 tahun sebelumnya.
  • Amazing Sleman Amazing Sleman kini hadir sebagai panduan wisata anda di jogja dan kabupaten Sleman. Lebih dari 600 lokasi terbaik siap menjadi panduan wisata anda saat di Sleman. Informasi tempat wisata yang sudah anda kenal di Sleman tersedia hanya untuk anda.
  • PSBP sleman Aplikasi ini berisi tentang database potensi seni, budaya dan pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Sleman SIMPEG yaitu Sistem Kepegawaian untuk memberikan informasi tentang pegawai di Sleman
Dalam Pembangunan menggunakan Konsep Smart City maka diperlukan dukungan seluruh pihak baik itu Pemerintah Daerah, Masyarakat, Perusahaan dan Para Investor yang berada di Kabupaten Sleman agar dapat mewujudkan Kabupaten Sleman yang mempunyai Predikat “Smart Recency”. Wallahu a'lam

No comments: