January 11, 2007

Sholat Birul Walidain

Pengajian rutinan malam kamis yang diasuh oleh KH. Munthoha, SH., M.HUm kemaren membahas banyak hal yang paling menarik adalah tuntutan sholat Birul Walidain yaitu sholat sunat dua rakaat yang pahalanya dikhususkan dan dihadiahkan kepada kedua orang tua baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat, topik ini menarik karena fadilah dari sholat tersebut yang sangat besar dan sebagai penghormatan dan pengabdian kita sebagai anak kepada orang tua, dalam masyarakat Jawa khususnya terlebih lagi umat Islam nya terutama yang memegang madzab Safi'iyah ala ahlushunah waljama'ah banyak melakukan ritual-ritual dalam rangka birul walidain ini seperti tahlilan, yasinan, peringatan khaul dll.
Adapun syarat rukun sholat birul walidain ini seperti sholat mutlak biasa namun ada beberapa persayaratan sebagai berikut:

Sholat dilakukan dua rakaat pada setiap Malam Kamis setelah sholat Magrib dan sebelum sholat Isyak atau setelah sunat ba'diatal Magrib dan sebelum qobliatal Isyak, adapun tambahannya adalah:
- Rakaat pertama dan kedua bacaannya sama, setelah membaca Fatihah kemudian membaca Ayat Kursi 5 x, Al Falak 5 x, An Naas 5x.
- Setelah salam membaca Istigfar 15 x, sholawat 15 x
- Setelah selesai sholat berdoa yang intinya memohonkan ampun kedua orang tua dan menghadiahkan pahala sholat untuk kedua orang tua.

7 comments:

DEDDY TRIANTO said...

SUBHANAALLOH.....SHOLAT SEPERTI APA PULAK INI, apa Rasululloh mengajarkan???? jangan buat2 syariat baru lah pak.....tidak ada namanya sholat birul walidain apalagi seperti yg bapak tulis

w i r @ n o said...

Maaf... baru jawab antum sekarang.
Berikut hadistnya.

Dari Abu Usaid, Malik bin Rabi’ah As-Sa’idiy berkata: “Tatkala kami sedang duduk-duduk bersama Nabi tiba-tiba datang seorang laki-laki dari Bani Salimah seraya berkata: “Wahai Rasulullah, adakah kebaikan yang dapat saya lakukan untuk kedua orang tua saya setelah keduanya meninggal dunia? Beliau menjawab: “Ya, shalat (doa) untuk keduanya, memintakan ampun untuk keduanya, menunaikan janji keduanya, menyambung tali persaudaraan keduanya dan memuliakan handai taulan kedua orang tua”.

w i r @ n o said...

Kalo antum menganggap sanad hadistnya lemah bolehlah berbeda

Namun Shalat BIRRUL WALIDAIN Di atas bisa dikiaskan pada shalat hajat untuk meminta kemuliaan, keberkahan dan anugerah bagi ayah bunda, maka hal itu masyru' (diakui keshahihan riwayatnya dan dibahas jelas dalam syariah).

Sidomulyo said...

Mantab skali ini. Ada dhawuh, krg lbhnya, bila ada hajat apapun mohonlah dg sholat. Sholat diatas tsb bs trmasuk dhawuh tsb. Apalagi khsus ini ada haditsnya. Dhoif-shohih adlh penilaian yg ahli, apa itu hdits dhoif, bgm diktkan dhoif, bgmn pngmalan, bnyak2 belajar dihadapan guru yg berguru pd guru yg brguru yg berakhlak mulia dst smpai kepuncak lebih utama, muttashil, lbh aman dr tipuan dg tdk brguru, drpd brguru dr guru dr bc buku, aplgi buku trjmahan. Mhn ma'af bl krng brkenan. Salam kenal mbah Wir...hehehe...

Unknown said...

Shalat sunat birul walidain yaitu shalat sunat untuk menghapus dosa terhadap orang tua Kaifiyahnya yaitu shalat dua raka’at pada malam kamis antara maghrib dan isya dan setiap raka’at setelah Al fatihah membaca ayat qursi 5 kali dan muawidzatain 5 kali-5 kali dan ketika selesai shalat kemudian membaca istighfar dan shalawat 15 kali dan pahalanya disampaikan untuk kedua orang tua. karena ada hadits Nabi Saw. yang berbunyi :

قَالَ أَبُوْ هُرَيْرَةَ t عَنِ النَّبِيِّ عَلَيْهِ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ أَنَّهُ قَالَ مَنْ صَلاَهَا فَقَدْ أَذَى حُقُوْقَ وَالِدَيْهِ عَلَيْهِ وَاَتَمَّ بِرَّهُمَا

“Abu Hurairoh ra. berkata, dari Nabi Saw. saw bahwasanya Beliau bersabda : Barangsiapa yang melaksanakan shalat tersebut maka dia telah melaksanakan hak pada orang tuanya dan sempurnalah kebaikan terhadap kedua orang tuanya.

Niat shalatnya :

اُصَلِّى سُنَّةَ بِرِّ الْوَالِدَيْنِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالِى اَللهُ أَكْبَرُ

“ Aku niat shalat sunat birrul walidaini dua raka’at karena Allah ta’ala Allahu Akbar “.

Unknown said...

Assalaamu'alaikum...wr...wb...Saya juga baru tahu setelah dikasi tahu sama nenek saya kalau ada sholat sunnat birul walidain,soalnya nenek saya rajin sekali mendengar pengajian. ALHAMDULILLAH

Unknown said...

Bagus bngt,yg penting sholatnya karna Allah..,,,,
Dn qt mgharap berkah dari Allah yg maha pemurah,,,,,