June 11, 2020

Nasionalis Vs Agamis di Pilkada Sleman 2020

Bawaslu Sleman imbau parpol tak politisasi dana penanganan COVID ...
Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di seluruh Indonesia tahun 2020 akan ditunda karena dampak dari pandemi corona / covid19 di Indonesia, release terakhir dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebutkan bahwa Pilkada 2020 yang sedianya digelar pada bulan September 2020, karena pandemi virus corona, KPU sudah memutuskan menunda proses Pemilu. Empat proses yang tengah berjalan kemudian ditunda, yaitu Pelantikan PPS (Petugas Pemungutan Suara), verifikasi faktual dukungan calon perseorangan, pelantikan PPDP (Petugas Pemutahiran Data Pemilih), dan proses pemutakhiran data pemilih. Pemerintah melalui Menko Polhukam juga menyatakan bahwa Pilkada serentak akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember tahun 2020 sesuai dengan Perppu penundaan, yang seharusnya bulan September dibuat Perppu ditunda menjadi Desember, dan pemilihan pada bulan Desember tersebut berdasarkan kesepakatan tiga pihak, KPU sebagai penyelenggara, DPR sebagai wakil rakyat, dan pemerintah.
Pilkada serentak tahun 2020 ini sangat penting bagi partai-partai politik di seluruh Indonesia karena selain untuk mengisi posisi kepala daerah dengan kader-kader terbaik mereka juga terkait Pemilu 2024. Pilkada serentak tahun 2020 ini juga dijadikan ajang pemanasan sekaligus konsolidasi kekuatan partai-partai politik untuk menghadapi pemilihan umum legislatif dan pemilihan langsung Presiden dan Wakil Presiden 2024, meskipun Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu 2019 belum genap satu tahun bekerja.